Rabu, 25 November 2020

Metamorfosis Kupu-Kupu

Pada beberapa tipe hewan, dalam pertumbuhan dan perkembangannya mengalami proses metamorfosis. Metamorfosis merupakan kejadian pergantian wujud tubuh secara bertahap yang diawali dari larva hingga dewasa. Metamorfosis juga berlangsung pada serangga dan amfibi.

Contoh serangga yang mengalami metamorfosis yaitu kupu- kupu. Serangga yang baru menetas berwujud larva. Beberapa tipe serangga serupa kupu- kupu dan capung memiliki wujud larva jauh berbeda dengan wujud dewasa. Larva kupu- kupu yang disebut ulat mempunyai mulut jenis pengunyah, sebaliknya kupu- kupu mempunyai mulut jenis penghisap. Namun demikian beberapa tipe serangga mempunyai wujud yang nyaris sama di kala baru menetas dengan di kala dewasa seperti, belalang, kacoak dan jangkrik.

Bersumber pada prosesnya, metamorfosis serangga bisa dibedakan jadi 2, ialah metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

a.        Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna ditandai dengan adanya fase yang disebut pupa ataupun kepompong. Bentuk larva dengan serangga dewasa jauh berbeda. Tahap dalam metamorfosis sempurna adalah sebagai berikut.

Telur -) Larva -) Pupa (Kepompong) -) Dewasa (Imago)

Telur menetas menjadi larva. Larva tidak mempunyai sayap dan tanda-tanda sayap juga belum terlihat. Ketika berubah menjadi larva, serangga menjadi aktif untuk makan. Setelah itu, larva kemudian mengalami perubahan bentuk menjadi kepompong. Larva ada yang langsung membuat pupa, tetapi ada juga yang lebih dulu membuat pelindung dari daun yang dilipat, tanah atau pasir yang halus, sayatan kayu yang halus, dan bahan lainnya. Tempat perlindungan di sekeliling pupa disebut kepompong atau kokon. Pada tahap pupa, serangga tidak aktif makan, walaupun proses metabolisme tetap berlangsung. Setelah melewati tahap pupa, serangga akan menjadi dewasa (Imago). 

b.        Metamorfosis Tidak Sempurna

Serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah bentuk serangga yang baru menetas (Nimfa) tidak jauh berbeda dengan bentuk serangga dewasa (Imago). Perbedaan yang mencolok adalah nimfa tidak memiliki sayap. Sayap akan tumbuh secara bertahap sehingga menyerupai bentuk dewasa. Secara umum nimfa dan serangga dewasa memiliki sifat yang sama. Contohnya pada jangkrik dan belalang. Urutan daur hidup serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah sebagai berikut.

Telur -) Nimfa  -) Dewasa (ImagoI)

Tahapan Metamorfosis Kupu-Kupu dapat dijelaskan dalam beberapa tahapan berikut.

1.        Tahap Pertama Telur

Seekor kupu-kupu memulai hidup sebagai telur yang sangat kecil, bulat, lonjong atau silinder. Di lansir dari thebutterflysite, bentuk telur tergantung pada jenis kupu-kupu yang bertelur. Beberapa telur kupu-kupu mungkin bulat, beberapa oval dan beberapa mungkin berusuk sementara yang lain mungkin memiliki fitur lain. Telur kupu-kupu biasanya terletak di atas daun tanaman.

2.        Tahap Kedua Larva (Caterpillar)

Telur akhirnya menetas, ia tumbuh menjadi larva. Tahap ini sering atau biasa disebut dengan ulat. Yang bisa ulat lakukan adalah memakan dedaunan, karena ulat memiliki tubuh kecil, mereka tidak dapat melakukan perjalanan ke tanaman baru, karena ulat menetas pada jenis daun yang ingin ia makan. Ketika ulat terus makan, mereka langsung mulai tumbuh dan berkembang. 

3.        Tahap Ketiga Pupa (Kepompong)

Tahap pupa adalah salah satu tahap paling keren dalam kehidupan kupu-kupu. Begitu ulat selesai tumbuh dan mereka telah mencapai panjang dan berat maksimal, ulat membentuk diri menjadi pupa. Tahap ini juga dikenal sebagai kepompong. Dari luar, terlihat ulat itu sedang beristirahat. Tetapi bagian dalamnya sebenarnya sedang terjadi “tindakan” pada ulat. Di dalam pupa itu ulat cepat berubah.

Dalam kepompong, bagian tubuh ulat yang lama mengalami transformasi yang luar biasa. Proses keren ini disebut dengan metamorfosis. Jaringan, anggota badan dan organ ulat semuanya telah berubah saat kepompong selesai berproses.

4.        Tahap Keempat Kupu-Kupu Dewasa

Akhirnya, ketika ulat telah melakukan semua pembentukan dan perubahan di dalam pupa, ia akan muncul kembali menjadi kupu-kupu dewasa. Ketika kupu-kupu pertama kali muncul dari kepompong, kedua sayap akan masih lunak dan terlipat di tubuhnya. Ini karena kupu-kupu harus menyesuaikan diri setelah muncul dari pupa.

Begitu kupu-kupu sudah siap, ia akan memompa darah ke sayap untuk membuatnya bisa mengepakkan sayap dan kemudian mulai terbang. Tahap ini biasa terjadi dalam jangka waktu tiga hingga empat jam. Kemudian kupu-kupu akan menguasai diri dan akan mencari pasangan dan makanan untuk bereproduksi.

Siklus metamorfosis ini akan terus berlanjut, ketika kupu-kupu bertemu dengan lawan jenis lalu bereproduksi. Mereka akan menetaskan telur kembali di atas daun dan siklus nya kembali dari tahap awal.

Untuk memperjelas tahapan metamorfosis pada kupu-kupu silahkan membuka link di bawah ini. 

(https://www.youtube.com/watch?v=FMcpShG-wv0) 

Dapat kita tarik kesimpulan bahwa metamorfosis adalah perubahan wujud pada hewan yang terkhusus pada hewan bertipe amfibi ataupun serangga dari larva hingga dewasa. Metamorfosis ini juga terbagi menjadi dua jenis yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna dengan daur hidup dari telur hingga dewasa tetapi memiliki perbedaan yang terletak pada bentuk perwujudan daur hidup, dimana pada metamorfosis sempurna bentuk larva dengan serangga dewasa jauh berbeda dan metamorfosis tidak sempurna bentuk serangga yang baru menetas tidak jauh berbeda pada serangga dewasa.

Demikian pembahasan terkait proses metamorfosis kupu-kupu yang perlu Anda ketahui. Semoga setelah menyaksikan video tersebut dan membaca pembahasan yang disajikan kita dapat memahami dan mengerti bagaimana proses metamorfosis serangga terkhusus pada kupu-kupu sampai dengan terbentuknya organisme baru lagi. Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat:)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Metamorfosis Kupu-Kupu

Pada beberapa tipe hewan, dalam pertumbuhan dan perkembangannya mengalami proses metamorfosis. Metamorfosis merupakan kejadian pergantian wu...